Melukis Luka

MELUKIS LUKA
Puisi Anggun Purnama Sari

Perlahanku bergerak
kemudianku beranjak
melompat bagai katak
dengan aroma semerbak,
bergumamku sesak

"Apa daya . . ."
Satu hal yang membuat ku terombak
mengeti akan hatiku yang sesak
arah angin memandangku tajam . .
padahalku tak berdaya . . .

ku lukis luka dengan penat
berharap semua dapat terbaca
susah payah kugambar semua
 namun tak seorangpun bertanya. . . ?

akankahku gapai semua mimpi
yang berada di hayalanku "maya"
namunku tak peduli
sebab citaku harus ku raih . . .

0 komentar

Post a Comment