Ayah - Puisi Irma Siti Umaya

AYAH
Puisi Irma Siti Umaya

Ayah,
Tak kau kenal lelahnya kaki mu melangkah,
tak kau pedulikan terik sang surya membakar seluruh tubuh mu,
Tak pedulkkan raga mu bermandikan air yang berlomba-lomba untuk keluar,
Dan kau pun tak pernah berhenti, walau raga mu telah habis terguyur hujan..
Demi aku, anakmu, dan keluarga mu..

Ayah,
Kau pun tau, ku selalu menanti mu dibalik gelapnya malam,
dan ku sedih ketika ku tertidur, tanpa ku mendengar kata dari hati mu tuk memanggil ku..
Ketika jiwa raga, kau pertaruhkan demi sesuap nasi tuk menjalankan kewajiban mu,
bertarung melawan hantaman demi hantaman hujan,
bertarung melewati terik panas nya sang surya,
dan bertarung demi anak dan keluarga mu..

Sekarang kau tak mampu tuk melawan kerasnya dunia ini,
karena kau tak gagah seperti dulu,,
kini kau hnaya bisa terbaring lemah, menunggu yang tak pasti..
Menunggu tuk bisa melihat indahnya ilalang pagi terguyur hujan..

Dan akhirnya kau pun telah leleh termakan oleh kiduk kehidupan,
berpulang ke tempat abadi,
Ke tempat dimana kau takkan meraskan lelah,
tak kau rasakan tusukan duri yang menghantam kulit mu,
yang kau rasakan hanyalah TENANG, DAMAI, dan TENTRAM..

0 komentar

Post a Comment