Menunggu - Puisi Dicky Lukmanul Haki

MENUNGGU
Puisi Dicky Lukmanul Haki

Bukan seperti cintanya Pablo Picasso pada kuas dan kanvas
James Watt pada molekul dan ion-ion listrik
Neil Amstrong pada obsesinya ke bulan
Mahatma Gandhi pada politik di semenanjung India
Chrisye pada kisah di sekolahnya
Dirigen orkrestra pada ritme dan symfoni

Melainkan bagaimana engkau mampu melihat
kesahajaan cinta dan rindu yang tiada ujung
yang perlahan menggerus asa dan harapku
aku masih menunggumu,tumui aku di hatimu...sekarang...

0 komentar

Post a Comment