Serenada Untuk Fika

SERENADA UNTUK FIKA
Puisi Erick Hidayat

Sehelai ingatan yang kusentuh
Kala itu—
Langit begitu cerah
Seperti menghirup ranum bunga yang mekar…
Rekah di hati—
Memainkan nada bak simfoni
Langkahku pasti
Tak ingin lama kau menanti
Wahai pujaan hati…

Waktu merambat cerdas
Tak terasa haluan semakin jelas
Tanpa keraguan aku melintas—
Hingga ku melihat seraut wajah yang berbias
Di balik pendar senyum tipis yang khas
Aku yakin itu kamu—
Kamu yang bisa membekukan sejenak waktu
Untuk aku merindu—
Hingga akhirnya kita bertemu…

Menatapmu seperti melihat lingkaran di batas awan
Yang mampu menahan segala ucapan…
Atau seperti bayangan diwaktu hujan
Berbalut hitam namun tetap menawan
Kau pun tersenyum ramah melepas ungkapan
Aku terkagum melihatmu dalam binar tatapan…

Berdua kita berjalan
Berbicara tentang setumpuk ingatan
Kau bercerita aku mendengarkan—
Membaca buku bagai sebuah kesenangan
Terlebih disaat kau melepaskan senyuman—
Sehingga tercipta rasa keakraban…
Namun waktu berjalan tak mampu kuhadang
Dan akupun harus pulang—
Mengapa hal seperti ini harus cepat hilang
Akankah terulang...?

Sejenak rasa tergenang
Menahan kerinduan yang mungkin nanti akan datang
Satu yang tak terlupakan—
Disaat kau mengantarku sampai tepi jalan
Dan kau begitu perhatian
Membuat lukisan dalam pikiran…
Dan hanya satu yang ku titipkan
Gelap malam akan tetap terang bila kau tenang
Selalu tersenyumlah untuk masa depan
Aku hanya ingin membuat sebuah taman
Yang mungkin bisa kau isi dengan harapan
Dengan impian…
Atau mungkin disaat kau sedih berangan
Kau bisa meilhat bunga-bunga indah yang bermekaran.

Copyright © Erick Hidayat

0 komentar

Post a Comment