Walau Telah Usai Cerita Kita

WALAU TELAH USAI CERITA KITA
Puisi Ahmad Sofani

Entah harus darimana aku kisahkan cerita kita, cerita yang pernah membuat kita tersenyum, tertawa bahkan meradang bersama.
Ingin ku kisahkan apa tentang cerita ini, yang kadang membuat kita meneteskan air mata, tersedu tapi penuh senyum bahagia.
Aku bingung akan segala kisah ini, kisah antara aku dan kamu, kisah kita, kisah yang pernah membuat kita kuat bersama dan yg membuat kita lemah bersama.
Mungkin, tak layak jika hanya kesedihan dan ratapan yg ku paparkan dikisah ini, tapi kadang muncul rasa marah dan sakit jika mengingat kisah ini sebagai kenangan indah.
Mungkin kisah ini akan menjadi bukti bahwa cinta yang diberikan oleh Tuhan tak semuanya harus berujung pada pernikahan.
Aku sadar, Tuhan telah menjodohkan kita, kita bertatap muka, kita saling suka, saling cinta, saling berbagi cerita, dan saling menguatkan semangat di hati kita.

Tapi, mungkin itulah jodoh kita, jodoh yg hanya saling mencinta, tapi tak bisa untuk disatukan dalam pernikahan.
Hmm.. Tapi itu baru mungkin..
Kisah ini tak ber-awal namun juga tak berujung.
Kisah ini mengisahkan kekonyolan ku, mencintai orang yg pernah mencintaiku (walaupun harapanku masih).
Kisah ini mengisahkan perjuanganku mempertahankan cinta yg telah Tuhan amanatkan kepadaku, menjaga, dan memilahara hingga Tuhan mengalihkannya.
Kisah ini tak sekonyol kisah cinta di dunia sinetron yg mati-matian mencoba meraih cinta dengan segala cara, dengan penuh tipu daya.

Tapi, kisah ini adalah kisah berjuang mempertahankan cinta dengan selalu mengikhlaskan pada Tuhan selaku pemberi cinta.
Kenapa kisah ini harus ada dan akan tetap ada?

Karena aku yakin dan masih tetap yakin, Tuhan yg mempertemukan kita, menciptakan cinta diantara kita, dan kita mengikhtiarkan dalam munajah di hampir sepertiga malam-Nya.
Aku sadar, jarak yg telah panjang, dan kemungkinan itu telah mendekati 95 % tidak mungkin, tapi aku yakin ketika sang pemberi cinta menetapkan 5 % cinta kita bersama, maka kun fayakun...
Aku tak memaksamu untuk kembali bersamaku, aku tak memaksamu untuk meyakinkan keluargamu menerimaku, aku tak memaksamu mengikhtiarkan cinta kita, tapi aku memintamu untuk mengikhlaskanku tetap mencintaimu.
Bukan kasihan atau iba yg ku harapkan, apalagi apresiasi dengan tepuk tangan, bukan itu.
Tapi yg ku pinta hanya kerelaanmu meminta Ridha-Nya menetapkan kisah cinta kita..

Hmmm.. Ku tuliskan kisah ini walau telah usai cerita kita.
Dan kita berharap Tuhan menciptakan kisah kita lagi dilain waktu.. Amin..

0 komentar

Post a Comment